Sedang Ku Usahakan


 Sedang Ku Usahakan 

Begitulah rasa yang aku miliki, tak ada yang berhak menghakimi. Karena rasa ini murni tumbuh tanpa dikehendaki. Sekalipun jalannya salah, aku hanya bisa pasrah dan percaya. Percaya, takdir Tuhan tidak ada yang pernah salah. 

Kita hanya sepasang rasa yang sulit untuk saling lepas. Meski kenyataan memang tetap memisahkan. Entah nanti atau kapan, kita hanya belajar saling merelakan. 

Orang-orang terlalu jago mengomentari, sedangkan kita yang menjalani begitu kesulitan dan tak mengerti. Segala masukan seperti hembusan angin ditelinga. Dirasa, cuman tak bisa untuk diaplikasikan.

Jika bisa dan dengan mudah, aku ingin lepas dengan segera. Menyembuhkan hati yang patah dan rasa yang kacau. Bukan perihal kamu yang sudah sama seseorang. Tapi rasaku yang enggan melepas perlahan. Aku cukup tahu diri untuk segala kebodohan yang terjadi, tapi rasaku memang terlalu bebal bertahan sendiri. 

Orang-orang yang benci akan dengan mudah menertawakan dan mengumpat pada diri yang semakin tak mengerti. Sedang yang terjadi memang begini. Berusaha merelakan tanpa henti dan menerima tanpa tapi.

Jika nanti harus sekaratpun, mungkin memang ini takdir terbaik yang harus aku terima. Ambisiku ingin memiliki waktu itu sudah tidak lagi terpatri. Aku sudah bisa menerima segala yang terjadi. Hanya saja ini perihal rasa, rasa yang semakin enggan untuk pergi dan merelakan tidak ada di hati lagi.

Oleh: Ruqy El Qurdy 


Show comments

Belum ada Komentar untuk "Sedang Ku Usahakan "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Cerita Rasa

"Yang selalu berusaha, akhirnya akan dipertemukan dengan keberhasilan, meski kerap kali mengalami kegagalan"