Ungkapkan dengan Segera


Tentang rasa, ada yang mudah menemukan jalannya untuk memiliki. Ada yang terjebak sendiri tak menemukan arah menuju yang di impi. Terkatung-katung memendam rasa sendiri. Berperang dengan rindu dan Bertikai dengan rasa cemburu.
Cemas sendiri, terpuruk sendiri dan sakit sendiri. Begitulah rasa yang hanya berani menyimpan sendiri.
Terkadang perasaan perlu diungkapkan. Bukan untuk sebuah rasa yang berbalas, melainkan hanya untuk mengurangi sesak di dada, akibat memendam perasaan terlalu lama.
Wajar jika penuh tantangan, kau hanya perlu terbebas dari perasaan-perasaan yang tak kunjung menemukan jalannya. Dia lega bermain kata dan rasa dengan orang lain. Sedangkan kau sesak menyiksa hati sendiri. Maka saatnya lepas perlahan dengan cara yang tak wajar mungkin bagi kebanyakan. Tapi justru kau bisa lebih tegas pada hatimu sendiri, apalagi dengan perasaanmu yang tak bisa di filter akan jatuh pada siapa.
Bukan untuk sebuah jawab dengan rasa berbalas. Melain untuk menghilangkan sebagian beban dalam pikiran.
Lambat laun, ketika sudah kau ungkapkan entah berbalas atau tidak. Kau hanya perlu mengungkap bukan untuk mendekap. Lalu kau akan lebih mudah menikmati hidup dengan sedikit melepas beban di dada. Dan pada akhirnya, kamu menjadi pemenang akan ketakutan mu sejauh ini. Perihal dia dan dengan siapa kau nanti. Semesta lebih tahu cara mempertemukan dengan dia yang tahu cara memperlakukan mu dengan sepenuh hati.
© Ruqy Qurdy

Show comments

4 Komentar untuk "Ungkapkan dengan Segera"

  1. Balasan
    1. Terimakasih banyak Ra. Semoga senantiasa Istiqomah menulis

      Hapus
  2. Repot emang kalau perihal rasa yang ambigu; antara mengungkapkan dan memendam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yups... Benar sekali. Namun terkadang perlu untuk mengungkapkan agar tak menjadi beban berkelanjutan. Yuk semangat hilangkan kelikir-kelikir kecil dalam otak dan hati

      Hapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Cerita Rasa

"Yang selalu berusaha, akhirnya akan dipertemukan dengan keberhasilan, meski kerap kali mengalami kegagalan"