Rindu
Rindu
Asap Mengepul
Mengusap kantuk dalam tatap rembulan
Ramai mengisi telinga
Namun rasa dingin tanpa sapa
Yang diharap datang terselip dari angan
Sehingga sukar untuk saling tatap
Rindu yang dibangun semakin menjulang
Celengan-celengan harap tak kunjung terpecahkan
Angin menepi enggan menyapa
Menyelimuti pun tak ingin tersurat
Wajah-wajah kaku membeku
Memburam, remang dari tatap
Sulam suara hanya pelengkap
Berusaha melempar tawa tapi kelam mengikat
Kemana harus ku cari rindu
Sedangkan sapa tak kunjung melepas pada kendang telinga.
Ruqy El Qurdy
Belum ada Komentar untuk "Rindu"
Posting Komentar