Pergi dan tak Ingin Mempertahankan


Pergi dan tak Ingin Mempertahankan

Aku masih ingat bagaimana kau hadir waktu itu. Menawarkan berbagai tawa, berjuta setia dan tak kan kau sirami luka. Kau sangat begitu yakin menghapus keraguanku tentang segala janji yang kau bawah. 

Aku perlahan mulai luluh dan percaya akan janji yang kau beri. Kita begitu manis menjalani hari dengan bingkai cerita. Kau begitu perhatian dan aku dibuat semakin betah denganmu. 

Aku yang emosian, sering marah karena hal sepele. Selalu kau maklumi tanpa pernah ku dengar amarah balik darimu. 

Aku semakin nyaman, dan mulai yakin untuk menjalani kisah lebih lama lagi denganmu. Pun jika seandainya kau memintaku untuk menghapus semua kontak teman lelakiku. Mungkin aku akan mengiyakan. Saking rasa sayang dan mulai takut akan kehilangan dirimu. Membuat ku begitu bodoh dan tak memperluas pikiran.

Aku tak tahu apa yang membuat rasaku begitu kuat, tapi yang terjadi aku amatlah takut kehilangan dirimu. Dan sampai pada rasa takut itu, akhirnya aku tetap merasakan kehilangan. Kau pergi, tanpa pernah ingin mengabulkan pintaku untuk bertahan dan memperbaiki segala salah bersama.

kau memilih untuk menggenggam perempuan lain, dibandingkan mempertahankan hubungan yang sudah kau perjuangkan diawal. dan melepasnya, tanpa pernah terlintas dipikiranmu bagaimana hancurnya aku saat kau tinggalkan.

Ruqy Qurdy

Show comments

4 Komentar untuk "Pergi dan tak Ingin Mempertahankan"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Cerita Rasa

"Yang selalu berusaha, akhirnya akan dipertemukan dengan keberhasilan, meski kerap kali mengalami kegagalan"